Tuesday, April 9, 2013

Pakan Probiotik organik Miracle Green

Sumber : http://www.miraclegreenprobiotik.com/



(untuk kemandirian dan respek terhadap lingkungan)

Kami tidak mengkulturkan maggot.

Kami membuat pakan probiotik organik Miracle Green dengan bahan-bahan yang ada disekitar kita, setelah terfermentasi dalam jangka waktu tertentu, dalam pakan tersebut muncul maggot-maggot dengan jumlah yang banyak. Ambil pakan tersebut (beserta maggotnya). Dapat diberikan secara langsung ataupun di campur dengan azolla microphylla tiris ( dengan perbandingan 1 bagian : 2 bagian).

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

1. 10 kg ubi jalar (kukus, diamkan semalam), giling halus.
2. 10 kg dedak/bekatul
3. 3 kg jagung giling halus.
4. 10 kg kepala ikan laut/udang atau ikan laut rucah (giling halus)
5. @ 1 kg tomat dan mentimun (blender)
6. 250 cc formula starter Miracle Green.
7. 250 gr gula merah cairkan dengan air 500 cc, dinginkan.
8. @ 20 gr Jahe, Temulawak, Lengkuas (gerus halus)
9. 5 Siung Bawang Putih.(gerus halus)
10. 1 sdt Merica Halus.

Cara Pembuatan :

a. Campurkan poin 1 s/d 4 secara merata.
b. Campurkan poin 5 s/d 10 pada baskom (aduk sampai rata).

Campurkan poin a dan b hingga merata, lalu masukkan kedalam kontainer. tutup, sehari sekali diaduk.

Kemunculan jamur/fungi (basidiomycetes), menandakan proses fermentasi sedang berjalan. dalam kurun waktu tertentu maggot-maggot mulai muncul, tunggu sampai banyak yang dewasa campur/aduk dengan pakan probiotiknya secara merata lalu digiling.

Setelah digiling apabila mengeluarkan banyak air, air dapat ditiriskan atau dibuang, masukkan kembali ke dalam kontainer (wadah) tertutup, hangatkan dengan membungkus kontainer dengan karung atau barang lainnya, biasanya selama seminggu maggot2 sudah banyak dan menjadi besar, aduk kembali secara merata lalu digiling kembali ....

ulangi proses penggilingan pakan probiotik beserta maggot2nya sampai 3 x proses penggilingan, untuk proses yang terakhir, bagian ukuran/saringan gilingan dibuat yang kecil, sehingga saat proses pengeringan cukup diangin-angin.

Yang perlu diperhatikan :
- awal fermentasi muncul bau asam yang kecut..
- lalu berubah asam manis..
- lalu bau apek ...
- terakhir bau seperti urea ... atau nitrogen. pada tahap ini sudah siap untuk dipakankan.

Semoga bermanfaat dan mencerahkan.

Salam sejahtera selalu.

Catatan :

Perhatikan mutu bekatul yang akan dipakai ( sekarang ini banyak beredar yang tercampur sekam).

Apabila dalam menggiling kepala ikan / kepala udang / ikan rucah, mengeluarkan banyak air, diperas (air perasannya jangan diikutkan).

No comments:

Post a Comment