Tuesday, April 9, 2013

Budidaya Kutu Air

Sumber : http://forum.o-fish.com/thread-1260.html


banyak orang yang mencoba berternak kutu air tidak berhasil, bahkan salah satu peternak cupang senior mengatakan kutu air tidak mungkin di budidayakan,dia mengambil kesimpulan itu setelah mencoba semua cara budidaya kutu air di berbagai website dan forum dan semuanya 100% gagal. setahun lalu saya juga mencoba lewat cara-cara di internet dan 100% gagal semuanya. karena farm saya yang sekarang ini jauh sekali dari penjual cacing sutra ( PP sekitar 2 jam) maka saya mencoba mencari alternatif lain,awalnya tertuju pada artemia...ternyata repot sekali ketika menetaskannya, sedangkan artemia instan sangat mahal.karena itu saya ngak jadi beli artemia. ketika di forum maskoki ada yang jual induk kutu air raksasa import saya berminat sekali tapi ketika ukuran kutu airnya bisa sebesar kacang hijau saya pikir percuma juga karena guppy sulit makan kalo kutu airnya sudah sebesar itu. kesimpulan yang saya dapat kalo kutu air raksasa bisa di ternak harusnya kutu air biasa juga bisa diternak menggunakan teknik yang sama.

1 minggu lalu saya beli kutu air di irba seharga 1000 rupiah,beli di penjual sekaligus peternak cupang kemudian kutu air tersebuat saya taruh di akuarium yang berisi air sumur(air tanah) + aerator (menggunakan keran sehingga tidak terlalu kencang) kemudian saya kasih susu bubuk, keesokan harinya (senin) semua kutu airnya 100% mati semua sehingga saya berkesimpulan ternyata ternak kutu air menggunakan susu bubuk tidak berhasil.hari ke 2( selasa ) siang di akurium itu saya melihat ada semacam sebuk putih melayang-layang,kemudian saya ambil senter,ternyata itu serbuk putih itu hidup dan berenang,jumlahnya sangat banyak menurut saya ini anaknya kutu air yang mati hari senin. kemudian saya kasih susu bubuk yang sudah di encerkan dengan air panas dan di tambahkan air PDAM sebanyak 500 ml. kemudian saya masukan semuanya ke akuarium tersebut setiap harinya, pada hari kamisnya kutu air sudah besar-besar dan beranak pinak. kemudian saya ambil sedikit kutu air dan saya taruh di akuarium yang berisi air hijau( green water) tanpa aerator. keesokan harinya(jumat) kutu air yang di akuarium green water hidup semua dan beranak pinak bahkan sampai hari ini kutu air yang di akuarium green water sangat banyak padahal tidak saya beri susu bubuk dan aerator. demikin pengalaman saya berternak kutu air ( dahpnia ).



bener paling gampang pake green water karena ngak usah kasih makan apa2,soalnya tuh kutu air makan green water jadi lama kelamaan airnya jadi bening dan harus segera di isi green water lagi supaya ngak kelaperan tuh kutu air.
kalo tanpa green water harus kasih air susu tiap hari. susunya untuk akuarium 1 meteran cukup 1/3 sendok teh kemudian di encerkan dengan air panas 40 ml, setelah itu baru di tambahkan air dingin 500ml supaya air susunya jadi dingin. ketika di masukan akuarium airnya akan berkabut putih tipis, kalo udah bening di masukan air susu lagi. biasanya airnya jadi bau karena takaran susunya kebanyakan, kalo takarannya pas tuh air ngak akan bau sama sekali kok. dan susunya susu yang berwarna putih ya. (kalo pake susu coklat jadinya gimana ya?)



1 comment:

  1. green water itu apa om?
    apa air yang udah lumutan?
    aquarium tempat kutu air nya harus kena sinar matahari nggak?

    ReplyDelete